PENYULUHAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA BARU FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UMPR: STRATEGI MENCEGAH SELF-DIAGNOSE PADA GEN-Z

Haris Munandar, M.Psi, NIDN. 1110069301 and Dr. Esty Aryani Safithry, M.Psi., Psikolog, NIDN. 1131038801 and Istiqamah Hafid, M.Psi, NIDN. 1104028702 and Dwi Sari Usop M.Si, NIDN. 1115108403 and Isnaeni Marhani, M.Psi., NIDN. 1110069301 and Wasis Priyo Nugroho, S.Psi., M.A., NUPTK. 5860778679130132 and Yeni Ariyani, M.Psi., Psikolog, NUPTK. 4445778679230132 and Dedy Setyawan, M.Pd., NIDN. 1118118801 (2025) PENYULUHAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA BARU FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UMPR: STRATEGI MENCEGAH SELF-DIAGNOSE PADA GEN-Z. Perpustakaan UMPR. (Unpublished)

[img] Text
1. SURAT TUGAS PENGABDIAN 2025 HARIS MUNANDAR.pdf

Download (592kB)
[img] Text
2. LAPORAN PENGABDIAN 2025 HARIS MUNANDAR.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kesehatan mental Generasi Z di Indonesia menghadapi tantangan kompleks dengan prevalensi gangguan mental mencapai 34,9% pada remaja, sementara hanya 37% yang mencari bantuan profesional. Fenomena self-diagnosis melalui media sosial, khususnya TikTok, semakin marak dengan 55% remaja melakukan self-diagnosis berdasarkan konten yang 80% diantaranya menyesatkan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi semester 1 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya tentang kesehatan mental dan bahaya self-diagnosis. Metode pelaksanaan menggunakan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest dengan 25 peserta yang tinggal di Asrama DORMY. Intervensi berupa penyuluhan interaktif selama 120 menit mencakup enam komponen materi: fenomena Gen Z dan Social Learning Theory, konsep kesehatan mental WHO/DSM-5, bahaya self-diagnosis (confirmation bias, nocebo effect, self-fulfilling prophecy), perilaku berisiko, kriteria Duration-Impairment-Distress, dan protokol selfmonitoring hingga konsultasi profesional. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan (Z = -3,402, p < 0,001), mengindikasikan mayoritas peserta mencapai pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan kondisi normal versus gangguan mental, kriteria mencari bantuan profesional, dan identifikasi perilaku berisiko. Program berhasil mentransformasi paradigma mahasiswa dari self-diagnosis menuju self-monitoring yang bertanggung jawab, meningkatkan literasi digital dalam mengonsumsi konten kesehatan mental, serta membekali mahasiswa dengan protokol konkret untuk konsultasi profesional. Rekomendasi keberlanjutan meliputi integrasi materi dalam orientasi mahasiswa baru, penyediaan sesi penguatan berkala, penguatan peer support, dan kolaborasi dengan layanan konseling kampus untuk translasi pengetahuan menjadi perubahan perilaku jangka panjang.

Item Type: Other
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 610 - 619 Medical and Medicine Science > 613 Personal Health, Hygiene
600 Technology and Applied Sciences > 610 - 619 Medical and Medicine Science > 613 Personal Health, Hygiene > 613.8 Subtance Abuse, Drug Abuse
Divisions: Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Depositing User: UPT Perpustakaan UMPR
Date Deposited: 26 Jan 2026 02:29
Last Modified: 26 Jan 2026 02:29
URI: http://repository.umpr.ac.id/id/eprint/1027

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics