EFEK PAPARAN MERKURI TERHADAP RESIKO STUNTING PADA ANAK SUKU DAYAK YANG TINGGAL DI AREA TAMBANG EMAS KABUPATEN GUNUNG MAS KALIMANTAN TENGAH

Dwi Purbayantin, S.T.,M.Si, 1128038401 and Fera Sartika, SKM.,M.Si, 1101028902 (2022) EFEK PAPARAN MERKURI TERHADAP RESIKO STUNTING PADA ANAK SUKU DAYAK YANG TINGGAL DI AREA TAMBANG EMAS KABUPATEN GUNUNG MAS KALIMANTAN TENGAH. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. (Unpublished)

[img] Text
2. LAPORAN PENELITIAN PKDI 2022 Dwi Purbayanti dkk.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
3. PROPOSAL PENELITIAN PKDI 22 DWI PRUBAYANTI dkk.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana seseorang memiliki ukuran tubuh atau tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan umur. Menurut data SSGI tahun 2021, Kabupaten Gunung Mas merupakan daerah dengan tingkat stunting tertinggi di Kalimantan Tengah. Kejadian stunting merupakan dampak dari kurangnya asupan gizi kronik baik dari segi kualitas maupun kuantitas, selain itu juga dipercepat oleh faktor lingkungan seperti paparan logam merkuri. Penduduk Kabupaten Gunung Mas sebagian besar bermata pencaharian sebagai penambang emas. Pertambangan emas pada praktiknya menggunakan merkuri pada proses pengolahanya. Aktivitas tambang emas ini dapat berismbas pada pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan dari penggunaan merkuri pada masyarakat. Merkuri dapat masuk ke dalam tubuh melalui dermal, inhalasi maupun saluran pencernaan. Paparan merkuri dapat meningkatkan risiko defisiensi nutrisi dengan menghambat penyerapan mikronutrisi yang diperlukan tubuh, selanjutnya dapat mengakibatkan toksisitas merkuri dalam tubuh akibat defisiensi gizi. Anemia merupakan salah satu masalah yang disebabkan akibat kekurangan gizi dan sering dikaitkan dengan Stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari paparan merkuri terhadap resiko stunting pada anak-anak suku Dayak yang tinggal di daerah tambang emas, kadar merkuri pada rambut anak-anak suku Dayak yang tinggal di area tambang emas Kabupaten Gunung Mas dan mengetahui dampak dari paparan merkuri terhadap analisa tergangggunya sintesia hemoglobin pada anak-anak suku Dayak yang menyebabkan anemia yang merupakan salah satu indikator terjadinya stunting. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar merkuri rambut dengan status gizi Z-skor IMT/U (wasting) dengan nilai Sig 0,010 (P = α = 0,05). Selain itu pada penelitian ini, kadar merkuri rambut anak memiliki hubungan yang signifikan positif dengan umur anak (r=0,254 dan p-value=0,004), semakin tua umur anak maka jumlah merkuri semakin banyak. Selain itu, kadar merkuri rambut anak secara signifikan negatif berhubungan dengan IMT/U atau wasting (r=-0,255 dan p-value=0,010), dimana tubuh yang kurus memiliki kadar merkuri yang lebih tinggi. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki memiliki kadar merkuri rambut rerata yang lebih tinggi daripada perempuan, tetapi perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Selain itu kadar merkuri rambut anak juga secara signifikan tidak memiliki hubungan dengan pekerjaan orangtua, stunting dan kadar hemoglobin. Kadar hemoglobin juga terbukti tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan stunting (TB/U) pada anak yang tinggal di wilayah ASGK. Sehingga anemia tidak ada kecukan yang bermakna secara statistik ini kemungkinan disebabkan karena jumlah anak dalam penelitian ini yang memiliki TB/U yang normal lebih banyak (70%) dibandingkan TB/U pendek (30%) sehingga uji secara statistik menunjukkan tidak hubungan yang signifikan.

Item Type: Other
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 610 - 619 Medical and Medicine Science > 614 Public Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Analis Kesehatan
Depositing User: UPT Perpustakaan UMPR
Date Deposited: 13 May 2026 05:52
Last Modified: 13 May 2026 06:59
URI: http://repository.umpr.ac.id/id/eprint/1052

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics