PENYULUHAN KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM PADA WARGA JALAN Dr. MURJANI Gg. TAUGFIK KOMPLEK BENGKEL PADA 3, 9 & 10 MEI TAHUN 2025

Oxtavia, 22.72.025852 and Sepin Irawan, 22.72.025851 and Nazwa Aristya Humaira, 22.72.025832 and Mitha Diantika, 22.72.025839 and Muhammad Noval Wahfiudin, 22.72.025829 and Nor Latifah, 22.72.026284 and Oppi anatia, 22.72.026287 and Clariza Floency, 22.72.025833 and Engelika Putriani, 22.72.025830 and Mochamad Rezani Fahrin, 22.72.025403 and Muhammad Zaki Hidayat, 22.72.025837 and Nida Zulfah A.F, 22.72.025391 and Maulana Irhamna Azzam, 22.72.025847 and Naura Saumy Syakura, 22.72.026281 and Ni Putu Savita Febri Ananda, 22.72.025843 (2026) PENYULUHAN KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM PADA WARGA JALAN Dr. MURJANI Gg. TAUGFIK KOMPLEK BENGKEL PADA 3, 9 & 10 MEI TAHUN 2025. Perpustakaan UMPR. (Unpublished)

[img] Other (Perpustakaan UMPR)
1. LAPORAN PPKM OXTAVIA DKK.pdf - Other
Restricted to Repository staff only until 15 May 2027.

Download (2MB)

Abstract

Kegiatan ini merupakan bentuk intervensi promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat yang berfokus pada penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan laboratorium bagi perempuan usia 15–49 tahun di wilayah padat penduduk. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini penyakit tidak menular seperti anemia, diabetes melitus, dan hipertensi. Penyuluhan menitikberatkan pada edukasi mengenai konsumsi zat besi, penggunaan tablet tambah darah (TTD), pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, dan pengelolaan stres. Pemeriksaan laboratorium dilakukan menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) untuk mengukur kadar hemoglobin (Hb), glukosa darah sewaktu, dan tekanan darah secara cepat dan akurat. Hasil pemeriksaan terhadap 25 responden menunjukkan sebagian besar memiliki kadar glukosa darah dalam kategori pra-diabetes (100–125 mg/dL), beberapa termasuk kategori diabetes (≥126 mg/dL), serta ditemukan kasus hipoglikemia (≤70 mg/dL). Temuan ini menunjukkan adanya risiko gangguan metabolik yang cukup tinggi di masyarakat. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan berkala, pemanfaatan teknologi pemantauan glukosa darah, serta anjuran menghindari konsumsi teh atau kopi bersamaan dengan TTD agar penyerapan zat besi lebih optimal. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendukung deteksi dini gangguan kesehatan. Oleh karena itu, intervensi serupa perlu direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari upaya menekan prevalensi penyakit tidak menular melalui pendekatan berbasis komunitas.

Item Type: Other
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 610 - 619 Medical and Medicine Science > 613 Personal Health, Hygiene > 613.6 Special Topics of Health and Safety
600 Technology and Applied Sciences > 610 - 619 Medical and Medicine Science > 614 Public Preventive Medicine
600 Technology and Applied Sciences > 610 - 619 Medical and Medicine Science > 614 Public Preventive Medicine > 614.4 Incidence of and Public Measure to Prevent Disease
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Analis Kesehatan
Depositing User: UPT Perpustakaan UMPR
Date Deposited: 14 May 2026 16:01
Last Modified: 14 May 2026 16:01
URI: http://repository.umpr.ac.id/id/eprint/1057

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year

View more statistics